Rabu, Juli 15, 2009

Tak Sepadan

Oleh Chairil Anwar

Aku kira:
Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros.

Dikutuk sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu pun juga pintu terbuka.

Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka.

Pebruari 1943

4 komentar:

denny mengatakan...

emang cantik kali puisinya...

Enno mengatakan...

cantik ya? ya iyalaaah...

kau sama bung chairil sama2 org medan. cocoklah kosakatanya!

:P

bintang nugraha mengatakan...

Aku minta parafrasenya?

Anonim mengatakan...

boleh minta analisis tentng puisi ini gak? tentng apa gtu?