Rabu, April 14, 2010

Dalam Doaku


Oleh Sapardi Djoko Damono

"Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang semalaman tak memejamkan mata,
yang meluas bening siap menerima cahaya pertama,
yang melengkung hening karena akan menerima suara-suara

Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,
dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang hijau senantiasa,
yang tak henti-hentinya mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
yang mendesau entah dari mana

Dalam doaku sore ini,
kau menjelma seekor burung gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu bunga jambu,
yang tiba-tiba gelisah dan terbang lalu hinggap di dahan mangga itu

Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin
yang turun sangat perlahan dari nun di sana,
bersijingkat di jalan dan menyentuh-nyentuhkan pipi
dan bibirnya di rambut, dahi dan bulu-bulu mataku

Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,
yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit yang entah batasnya,
yang setia mengusut rahasia demi rahasia,
yang tak putus-putusnya bernyanyi bagi kehidupanku

Aku mencintaimu,
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu

11 komentar:

Kantong Plastik mengatakan...

indah..

kesehaRian Ra-Kun mengatakan...

saya juga suka sapardi. dulu disuruh baca waktu SMA ^^

Desfirawita mengatakan...

sweet...

Enno mengatakan...

@kantong plastik: iya... :)

@ra-kun: oh gara2 itu ya... masih dideklamasikan smp skr? :D

@wiwit: begitulah... :)

denny mengatakan...

ane terharu gan...

Enno mengatakan...

ane juga... hiks...

:P

Love Amour Amore Cinta mengatakan...

bagus,...Dan sangan bijaksana..

Like this..!! :)

Enno mengatakan...

@love: iya, pak sapardi memang hebat :)

dhi mengatakan...

keren... baru baca yg ini karyanya sapardi djoko

Love Amour Amore mengatakan...

Klo Pengen Liat puisi dalam bahasa lain..??
kunjungi blog q aja...heheh :D
sekalian promosi....

Enno mengatakan...

@dhi: yg ini emang jarang disebarkan :)

@love: iya, udah main ke blogmu. keren :)