Suatu hari di negeri sihir
kau bertanya:
Maukah kau menikah denganku?
Dan aku tak tahu harus menjawab apa
yang aku tahu
aku terjerat dalam perasaan yang kau ciptakan
tersesat di labirin
yang melukis segurat tanya
Ketidakpastian
yang kutahu jawabnya
tapi kau tidak
Aku hanya bisa berjanji
untuk mengarungi mimpi ini
denganmu
meski semu
14.02.99
Tampilkan postingan dengan label 1999. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1999. Tampilkan semua postingan
Senin, Februari 11, 2008
Selasa, Januari 01, 2008
Langkah Peri
Kurindukan gemerisik kecil
menyelinap dari sinar bulan
di jendela
dalam setiap kuterjaga
pertengahan gulita malam
Bisikan kecil berisi janji
dengan lirih angin
dari sayap-sayap mungil yang rapuh
Aku berharap menyampaikan keinginan,
asaku penuh membumbung bulan
melayang meniti bintang
kembara bersama angin
menuju mimpinya yang lelap
di seberang samudera
Kunantikan bunyi langkahnya
menjelma peri kecil di malam buta
Atau peri itu adalah aku
Bermimpi sampai pagi
-24.02.99-
menyelinap dari sinar bulan
di jendela
dalam setiap kuterjaga
pertengahan gulita malam
Bisikan kecil berisi janji
dengan lirih angin
dari sayap-sayap mungil yang rapuh
Aku berharap menyampaikan keinginan,
asaku penuh membumbung bulan
melayang meniti bintang
kembara bersama angin
menuju mimpinya yang lelap
di seberang samudera
Kunantikan bunyi langkahnya
menjelma peri kecil di malam buta
Atau peri itu adalah aku
Bermimpi sampai pagi
-24.02.99-
Langganan:
Postingan (Atom)